Gowes 05Nov2022: Awal Berkenalan dengan STRAVA
November 5, 2022 by airianto
Filed under Activities, Geospatial Hobbyist, My Hobbyist Mem, On Blitz
“Di atas sadel, kuayuh hari-hari yang pernah terpendam.
Angin berbisik, membawa kabar dari masa lalu dan harapan baru.
Setiap kilometer adalah cerita, setiap tanjakan adalah perjuangan,
dan setiap turunan adalah hadiah atas lelah yang telah dikeluarkan.”
Di tengah bayang-bayang pandemi COVID-19 yang mulai mereda pada November 2022, saya—seorang yang telah menginjak usia 57 tahun—mulai merasakan kebebasan baru. Setelah berbulan-bulan terkungkung di rumah, akhirnya saya bisa kembali bersepeda (gowes) dengan sepeda lipat kesayangan. Jarak yang saya tempuh masih tergolong pendek, sekitar 10–20 km, tetapi setiap kayuhan terasa seperti sebuah kemenangan kecil atas keterbatasan yang pernah membelenggu.
Pentingnya Olahraga di Masa Pandemi
Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga penjaga kesehatan jiwa dan raga. Di masa pandemi, kebugaran tubuh menjadi tameng penting untuk menghadapi ancaman virus. Rasulullah ? bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim).
Ayat-ayat Al-Qur?n dan hadis banyak mengingatkan kita untuk menjaga kesehatan, karena ia adalah nikmat Allah yang harus disyukuri.
Gowes: Pilihan Tepat di Usia 57 Tahun
Bersepeda adalah olahraga low-impact yang ramah untuk persendian, cocok bagi mereka yang sudah berusia seperti saya. Berbeda dengan lari atau angkat beban, gowes tidak membebani lutut dan pinggul. Dengan sepeda lipat, saya bisa menjelajahi sudut-sudut kota tanpa rasa khawatir. Setiap kayuhan adalah dialog antara tubuh dan alam, antara kelelahan dan kepuasan.
Membakar Lemak dan Menjaga Kebugaran
Di usia yang tak lagi muda, lemak mudah menumpuk, metabolisme melambat, dan energi kerap menurun. Gowes menjadi solusi yang menyenangkan. Dalam setiap perjalanan 10–20 km, saya bisa membakar ratusan kalori, mengencangkan otot, dan menjaga stamina. Selain itu, bersepeda juga membantu menstabilkan tekanan darah dan kadar gula—sesuatu yang sangat penting di usia senja.
Melihat Perkembangan Lingkungan
Bersepeda membuka mata saya pada perubahan lingkungan. Dari atas sadel, saya menyaksikan sawah yang menguning, jalanan yang mulai ramai kembali, dan senyum-senyum warga yang perlahan menghiasi sudut kota. Dalam keheningan pagi, setiap kayuhan adalah kesempatan untuk merenung: betapa dunia terus berputar, dan kita adalah bagian dari harmoni itu.
Islam dan Olahraga
Islam sangat memperhatikan kesehatan jasmani. Rasulullah ? gemar berolahraga, termasuk berkuda, memanah, dan berlari. Beliau bersabda:
“Ajarkanlah anak-anak kalian berenang, memanah, dan menunggang kuda.”
Olahraga bukan hanya untuk kekuatan, tetapi juga disiplin dan ketaatan kepada Allah. Dengan tubuh yang sehat, kita lebih mampu beribadah dengan khusyuk dan maksimal.
Mengenal STRAVA: Sahabat Baru dalam Setiap Kayuhan
Pada 5 November 2022, saya mengenal aplikasi STRAVA. Awalnya, saya hanya ingin mencatat jarak dan waktu, tetapi ternyata STRAVA menawarkan lebih dari itu. Aplikasi ini merekam rute, kecepatan, elevasi, bahkan memberikan motivasi melalui achievement dan virtual trophies. Fitur segments memungkinkan saya berlomba dengan diri sendiri atau pesepeda lain secara virtual—sesuatu yang menyenangkan di masa pandemi yang masih membatasi interaksi fisik.
STRAVA juga menjadi semacam buku harian digital. Saya bisa melihat progres dari minggu ke minggu: apakah saya semakin cepat? Apakah jarak tempuh bertambah? Apakah ada rute baru yang bisa dicoba? Di usia 57 tahun, aplikasi ini mengingatkan saya bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar hal baru—bahkan dalam hal teknologi.
Penutup
Bersepeda di masa pandemi bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga tentang menemukan kembali kebebasan dan makna hidup. Dengan STRAVA, saya bukan hanya mencatat perjalanan, tetapi juga merayakan setiap progres kecil. Di usia 57 tahun, saya belajar bahwa olahraga adalah investasi kesehatan, dan teknologi—seperti STRAVA—bisa menjadi sahabat setia dalam perjalanan itu.
“Dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah: 172).
Bersepeda adalah salah satu bentuk syukur atas nikmat tubuh yang masih mampu bergerak, alam yang masih bisa dinikmati, dan kehidupan yang masih berarti.
Barakallah fiikum.
=== Video Gowes lainnya:
Perdana waypoint mode pantau Gowes: https://youtu.be/ennFpsesY-Q
Gowes bersama keluarga: https://youtu.be/gh8OcidTdlg
Gowes dan kepo progres jogging track: https://youtu.be/xaE3X-gRXWE
Gowes bareng warga RT.02 RW.014 Bumles: https://youtu.be/o4qF9T2RvWU
Dapur pacu gowes tipis Taman Raya: https://youtu.be/p7FRTUqiOCw





