Tabligh Akbar: Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat – Laukaana Khairan Lasabaqunaa Ilaihi

August 24, 2025 by airianto  
Filed under Aqeedah, Moslem, Uncategorized

Sumber: Rodja Live Streaming

Tema Utama: Peringatan keras terhadap bahaya bid’ah (perkara baru dalam agama) dan seruan untuk berpegang teguh pada Sunnah Nabi ?.

Isi Pokok Pembahasan:
Makna Judul: Judul ceramah ini adalah sebuah kaidah agung dalam Islam yang berasal dari perkataan para Salafush Shalih (generasi terbaik umat ini). Maknanya adalah: Jika suatu amalan atau perbuatan itu benar-benar baik, tentu para Sahabat Nabi ? (yang paling sempurna iman dan paling paham agama) sudah lebih dahulu mengamalkannya daripada kita. Ketidakhadiran suatu amalan dari generasi terbaik itu adalah bukti bahwa amalan tersebut bukan kebaikan, melainkan bid’ah.

Definisi Bid’ah:
Ustadz Abdul Hakim menegaskan kembali definisi bid’ah secara syar’i, yaitu segala bentuk ibadah yang diada-adakan dalam agama yang tidak memiliki dalil atau contoh dari Rasulullah ? dan para Sahabatnya.

Bahaya Bid’ah: Beliau menjelaskan betapa berbahayanya bid’ah, di antaranya:

    Bid’ah adalah sesat, berdasarkan sabda Nabi ?, “Setiap bid’ah adalah kesesatan.”
    Pelaku bid’ah tercela dan amalannya tertolak.
    Bid’ah lebih dicintai iblis daripada maksiat, karena orang yang bermaksiat masih mungkin bertaubat, sedangkan pelaku bid’ah menganggap amalannya adalah ibadah sehingga sulit bertaubat.
    Bid’ah memecah belah persatuan umat.

Seruan untuk Berpegang pada Sunnah: Inti dari ceramah ini adalah seruan untuk kembali kepada pemahaman agama yang murni sebagaimana yang dipahami dan diamalkan oleh Nabi ? dan para Sahabatnya (Manhaj Salaf). Kebaikan yang sebenarnya hanyalah dengan mengikuti apa yang mereka contohkan.

Contoh Konkret: Ustadz Abdul Hakim biasanya memberikan banyak contoh amalan-amalan bid’ah yang banyak tersebar di masyarakat tetapi tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah ? dan para Sahabat, seperti peringatan Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, doa berjamaah usai shalat, dan lain-lain. Beliau menegaskan, andai itu baik, tentu para Sahabat sudah lebih dahulu melakukannya.

Kesimpulan:
Ceramah ini adalah peringatan dan nasihat yang tegas untuk meninggalkan segala bentuk amalan yang tidak ada tuntunannya dalam agama dan untuk berpegang teguh hanya pada Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih. Prinsip “Laukaana Khairan…” dijadikan sebagai tolok ukur sederhana untuk mengenali suatu bid’ah.

Sumber: Rodja Live Streaming


Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Spam Protection by WP-SpamFree