Tabligh Akbar dengan Tema “Istiqamah” oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas
Sumber: Rodja TV
“Istiqamah”, adalah sebuah judul buku, di mana judul buku itu pula yang diangkat oleh penulisnya, Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas, menjadi sebuah Read more
Tabligh Akbar Syaikh Ali Hasan Al-Halabi – “TAUHID, Jalan Kebahagiaan dan Keberkahan di Dunia dan Akhirat” di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad, 16 Agustus 2015
INFORMASI SINGKAT: Hadirilah tabligh akbar bersama Syaikh Ali Hasan Al-Halabi (ulama Ahlus sunnah dari Yordania) di Masjid Istiqlal Jakarta dengan penerjemahan oleh Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry. Tabligh akbar tersebut insya Allah diselenggarakan pada Ahad, 1 Dzulqa’dah 1436 / 16 Agustus 2015, pukul 09:00 WIB s.d. Dzuhur. Tabligh akbar ini terbuka untuk UMUM, Muslimin dan Muslimat, serta GRATIS. Mari ajak keluarga, sahabat, dan karib kerabat Anda untuk turut menghadirinya. Informasi lebih lanjut dan pamflet bisa diunduh di sini.
Tabligh Akbar: Keesaan Allah Ta’ala – Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr
Tabligh Akbar Syaikh Prof. Dr ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr – “Keesaan Allah Ta’ala, Penjelasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah” di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad, 15 Maret 2015
INFORMASI SINGKAT: Hadirilah tabligh akbar bersama Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr (Guru Besar Universitas Islam Madinah dan Pengajar Tetap Masjid Nabawi Kota Madinah An-Nabawiyah) di Masjid Istiqlal Jakarta. Insya Allah tabligh akbar akan diselenggarakan pada Ahad, 15 Maret 2015 dengan mengetengahkan tema tentang “Keesaan Allah Ta’ala, Penjelasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah“. Penerjemah adalah Ustadz Maududi Abdullah, Lc.. Tentu, peserta terbuka untuk Umum, baik Untuk Muslim maupun Muslimah. Ajak seluruh keluarga, saudara, dan karib kerabat Anda untuk turut menghadirinya. informasi lebih lanjut beserta LEAFLET / POSTER dan SPANDUK yang dapat didownload / diunduh, silakan klik informasi berikut.
Arwah Gentayangan (Lain Dunia)
Sebagian masyarakat kita masih mempercayai bahwa orang yang sudah mati itu masih bisa kembali ke rumahnya dalam bentuk arwah gentayangan. Mereka juga beranggapan bahwa orang yang matinya tidak wajar (bunuh diri, dibunuh, kecelakaan, dan sebagainya) maka arwahnya akan bergentayangan dan mengganggu manusia.
Benarkah hal tersebut?






