Keutamaan Berjalan Menuju Masjid
April 5, 2022 by airianto
Terdapat keutamaan yang besar dalam amal berupa berjalan menuju masjid.
Pahala Besar dengan Berjalan Menuju Masjid
Sesungguhnya, pahala yang paling besar adalah yang paling jauh rumahnya dari masjid. Para fuqaha (ulama ahli fiqih) rahimahumullah menegaskan dianjurkannya memperpendek langkah menuju masjid dan tidak tergesa-gesa (alias berjalan dengan tenang) ketika menuju masjid. Hal ini untuk memperbanyak pahala kebaikan ketika berjalan menuju masjid, berdasarkan berbagai dalil yang menunjukkan adanya keutamaan memperbanyak langkah menuju masjid. [1]
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฃูููุง ุฃูุฏููููููู
ู ุนูููู ู
ูุง ููู
ูุญูู ุงูููู ุจููู ุงููุฎูุทูุงููุงุ ููููุฑูููุนู ุจููู ุงูุฏููุฑูุฌูุงุชูุ ููุงูููุง: ุจูููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ููุงูู: ุฅูุณูุจูุงุบู ุงููููุถููุกู ุนูููู ุงููู
ูููุงุฑูููุ ููููุซูุฑูุฉู ุงููุฎูุทูุง ุฅูููู ุงููู
ูุณูุงุฌูุฏูุ ููุงููุชูุธูุงุฑู ุงูุตููููุงุฉู ุจูุนูุฏู ุงูุตููููุงุฉูุ ููุฐูููููู
ู ุงูุฑููุจูุงุทู
โMaukah kalian aku tunjukkan kepada suatu amal yang dapat menghapus kesalahan (dosa) dan meninggikan derajat?โ Para sahabat menjawab, โYa, wahai Rasulullah.โ Rasulullah bersabda, โ(Yaitu) menyempurnakan wudhu dalam kondisi sulit, banyaknya langkah menuju masjid, menunggu shalat setelah mendirikan shalat. Itulah ar-ribath (kebaikan yang banyak).โ (HR. Muslim no. 251)
Berjalan Kaki Ke masjid Meskipun Jauh
Dari Abu Musa radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฃูุนูุธูู
ู ุงููููุงุณู ุฃูุฌูุฑูุง ููู ุงูุตูููุงูุฉู ุฃูุจูุนูุฏูููู
ูุ ููุฃูุจูุนูุฏูููู
ู ู
ูู
ูุดูู ููุงูููุฐูู ููููุชูุธูุฑู ุงูุตูููุงูุฉู ุญูุชููู ููุตููููููููุง ู
ูุนู ุงูุฅูู
ูุงู
ู ุฃูุนูุธูู
ู ุฃูุฌูุฑูุง ู
ููู ุงูููุฐูู ููุตูููููุ ุซูู
ูู ููููุงู
ู
โOrang yang paling banyak mendapatkan pahala dalam shalat adalah mereka yang paling jauh (jarak rumahnya ke masjid), karena paling jauh jarak perjalanannya menuju masjid. Dan orang yang menunggu shalat hingga dia melaksanakan shalat bersama imam itu lebih besar pahalanya dari orang yang melaksanakan shalat kemudian tidur.โ (HR. Bukhari no. 651 dan Muslim no. 662)
Hadits-hadits tersebut menunjukkan keutamaan rumah yang jauh dari masjid, karena banyaknya langkah menuju masjid yang membuahkan pahala yang besar. Besarnya pahala itu karena jauhnya rumah dari masjid dan juga karena bolak-balik pergi ke masjid.
Dari โUbay bin Kaโab radhiyallahu โanhu, dia berkata,
ููุงูู ุฑูุฌููู ููุง ุฃูุนูููู
ู ุฑูุฌูููุง ุฃูุจูุนูุฏู ู
ููู ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ู
ูููููุ ููููุงูู ููุง ุชูุฎูุทูุฆููู ุตูููุงุฉูุ ููุงูู: ููููููู ูููู: ุฃููู ููููุชู ูููู: ูููู ุงุดูุชูุฑูููุชู ุญูู
ูุงุฑูุง ุชูุฑูููุจููู ููู ุงูุธููููู
ูุงุกูุ ููููู ุงูุฑููู
ูุถูุงุกูุ ููุงูู: ู
ูุง ููุณูุฑููููู ุฃูููู ู
ูููุฒูููู ุฅูููู ุฌูููุจู ุงููู
ูุณูุฌูุฏูุ ุฅููููู ุฃูุฑููุฏู ุฃููู ููููุชูุจู ููู ู
ูู
ูุดูุงูู ุฅูููู ุงููู
ูุณูุฌูุฏูุ ููุฑูุฌููุนูู ุฅูุฐูุง ุฑูุฌูุนูุชู ุฅูููู ุฃููููููุ ููููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู: ููุฏู ุฌูู
ูุนู ุงูููู ูููู ุฐููููู ููููููู
โSeseorang yang setahuku tidak ada lagi yang lebih jauh (rumahnya) dari masjid, dan dia tidak pernah ketinggalan dari shalat. โUbay berkata, maka ia diberi saran atau kusarankan, โBagaimana sekiranya jika kamu membeli keledai untuk kamu kendarai saat gelap atau saat panas terik?โ Laki-laki itu menjawab, โAku tidak ingin rumahku di samping masjid, sebab aku ingin jalanku ke masjid dan kepulanganku ke rumah semua dicatat (pahala).โ Maka Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda, โAllah Taโala telah kumpulkan untukmu semuanya tadi.โ (HR. Muslim no. 663)
Lihatlah saudaraku, adanya pahala yang besar dari Allah Taโala bagi orang-orang yang pergi menuju masjid dan juga ketika berjalan pulang dari masjid. Oleh karena itu, sahabat tersebut lebih memilih untuk berjalan kaki meskipun rumahnya jauh dari masjid.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ู
ููู ุชูุทููููุฑู ููู ุจูููุชูููุ ุซูู
ูู ู
ูุดูู ุฅูููู ุจูููุชู ู
ููู ุจููููุชู ุงูููู ููููููุถููู ููุฑููุถูุฉู ู
ููู ููุฑูุงุฆูุถู ุงููููุ ููุงููุชู ุฎูุทูููุชูุงูู ุฅูุญูุฏูุงููู
ูุง ุชูุญูุทูู ุฎูุทููุฆูุฉูุ ููุงููุฃูุฎูุฑูู ุชูุฑูููุนู ุฏูุฑูุฌูุฉู
โBarangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian berjalan ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk melaksanakan kewajiban yang Allah tetapkan, maka kedua langkahnya, yang satu menghapus kesalahan dan satunya lagi meninggikan derajat.โ (HR. Muslim no. 666)
Dalam hadits-hadits tersebut dan yang lainnya, terdapat motivasi untuk bersungguh-sungguh mendatangi masjid dengan berjalan kaki, bukan dengan naik kendaraan, meskipun rumahnya agak jauh. Hal ini dengan catatan, selama hal itu tidak menimbulkan masyaqqah (kesulitan) dan juga selama tidak ada โudzur (misalnya, sudah tua renta dan yang lainnya). Juga motivasi agar tidak membiasakan diri naik kendaraan ketika menuju masjid, jika jarak masjid tersebut masih bisa terjangkau dengan berjalan kaki. [2]
Catatan kaki:
[1] Anjuran seperti ini tentu bukan pada tempatnya karena hanya akan membebani diri sendiri. Karena yang dimaksud oleh Nabi shallallahu โalaihi wa sallam adalah langkah berjalan biasa (normal), bukan langkah yang dibuat-buat sengaja lebih pendek agar lebih banyak jumlah langkah menuju ke masjid. Karena jika memperpendek langkah ini yang Nabi shallallahu โalaihi wa sallam maksudkan, tentu akan Nabi shallallahu โalaihi wa sallam contohkan dengan perbuatan beliau atau minimal akan Nabi shallallahu โalaihi wa sallam anjurkan kepada para sahabatnya.
[2] Pembahasan ini kami sarikan dari kitab Ahkaam Khudhuuril Masaajid karya Syaikh โAbdullah bin Shalih Al-Fauzan hafidzahullah, hal. 62-63 (cetakan ke empat tahun 1436, penerbit Maktabah Daarul Minhaaj, Riyadh KSA).
Sumber:
HijrahApp.org (dari: Muslim.or.id / M. Saifudin Hakim)






