Subscribe News Feed Subscribe Comments

Jilbab Yang Sesuai Syariat

February 3, 2012 by airianto  
Filed under Fiqh Laws, Moslem

Untuk para ukhti, berikut ini kajian yang sangat bermanfaat tentang bagaimana berjilbab yang sesuai dengan syariat yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Shaleh Hadrami. Semoga Allah Azza Wa Jalla menolong kita semua dalam menjalankan syariat-syariatNya yang disampaikan melalui tauladan kita, Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wassalam.

Read more

Pemikiran Khawarij

January 7, 2012 by airianto  
Filed under Fiqh Laws, Moslem

“Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kamu adalah seseorang yang membaca Alquran, sehingga apabila telah diperlihatkan kepadanya keindahannya dan tadinya ia adalah pembela Islam, tiba-tiba ia lepas dari Islam dan melemparkan (Alquran) ke belakangnya, dan mendatangi tetangganya dengan membawa pedang dan menuduhnya dengan kesyirikan.” Aku berkata (periwayat hadis ed.), “Wahai Nabi Allah, siapakah yang lebih layak kepada kesyirikan, yang dituduh atau yang menuduh?” Beliau menjawab, “Yang menuduh (lebih layak).” (HR. Al Bazzar)[1]

Read more

Manasik Haji dan Umroh

December 15, 2011 by airianto  
Filed under Fiqh Laws, Moslem

Read more

Aqidah Imam Syafi’i : Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ada di Atas

August 25, 2011 by airianto  
Filed under Aqeedah, Moslem

Oleh
Syaikh Dr. Muhammad bin Mûsa Alu Nashr

Di antara pokok utama aqidah Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah, ialah meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta’alaberada di langit (di atas langit), Allah Subhanahu wa Ta’ala berada di atas makhluk-makhluk-Nya dan ber-istiwâ` (bersemayam) di atas ‘Arsy sesuai dengan kesempurnaan dan keagungan-Nya, tidak seperti bersemayamnya seorang manusia. Akan tetapi, meskipun Allah Subhanahu wa Ta’alabersemayam di atas Arsy, ilmu-Nya ada di setiap tempat dan Dia lebih dekat dari urat leher seseorang. Tidak pula tersembunyi dari-Nya apa pun yang ada di langit dan di bumi, bahkan Dia mengetahui dan menyaksikan pembicaraan-pembicaraan rahasia.
Read more

Aqidah Imam Empat : Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

July 21, 2011 by airianto  
Filed under Aqeedah, Moslem

“Bagilah masjid-masjid antara kami dengan Hanafiyah [1] karena Si Fulan, salah seorang ahli fiqih mereka, menganggap kami sebagai ahli dzimmah! [2]” Usulan ini disampaikan oleh beberapa tokoh Syafi’iyyah[3] kepada mufti Syam pada akhir abad 13 Hijriyah.

Selain itu, banyak ahli fiqih Hanafiyah memfatwakan batalnya shalat seorang Hanafi di belakang imam seorang Syafi’i. Demikian juga sebaliknya, sebagian ahli fiqih Syafi’iyah memfatwakan batalnya shalat seorang Syafi’i di belakang imam seorang Hanafi.

Read more

« Previous Page — Next Page »

Facebook Share X Twitter Share WhatsApp Share Telegram Share