Drone Mavic PRO Untuk Pemetaan Fotogrametri? Bisa! – Perlu Uji Lanjut Sisi Akurasi Standar Pemetaan!

Sumber: Agul Irianto’s Channel | Berlangganan: Subscribe Agul Irianto’s Channel

Jajal Mavic PRO (Drone Fotografi Profesional / Amatir / Hobby) untuk pemetaan fotogrametri (photogrammetry mapping).

Ternyata bisa, dengan dibantu software capture (akuisisi) PIX4D CAPTURE lalu proses fotogrametrinya (bundle block adjustment, DSM & DTM generating, orthophoto pocessing) menggunakan software photogrammetry PIX4D MAPPER.

Namun perlu analisa ilmiah lebih lanjut apakah akurasi yang dicapai memenuhi syarat standar pemetaan yang sudah baku?
Mengingat pada pemetaan fotogrametri yang sudah baku maka kamera yang digunakan adalah KAMERA METRIK yang memang didesain khusus untuk keperluan engineering. Kamera ini sangat akurat, dimana distorsi radial maupun distorsi tangensial mendekati NOL, kemudian panjang fokus kamera dan posisi tengah fokus kamera ditentukan melalui proses laboratorium yang sangat akurat. Berbeda dengan KAMERA NON-METRIK (seperti pada drone MAVIC PRO) yang tidak memiliki sifat-sifat KAMERA METRIK tersebut di atas.

Pemotretan dilakukan menggunakan drone DJI Mavic PRO dengan moda penerbangan secara Autonomous flight mission menggunakan software Pix4D Capture.
Pengolahan data (proses photogrammetry mapping) dilakukan menggunakan software Pix4D Mapper.

Lokasi pada Google Maps: https://goo.gl/maps/iYL35yLfwEsjUVQJ9

=== Perangkat Pemotretan Udara dan Pengolahan Data
Drone: DJI Mavic PRO.
Booster Antena: Alientech Pro.
Software perencana jalur terbang dan kontrol terbang: Pix4D Capture.
Software pengolah (photogrammetry): Pix4D Mapper.
Software pengolah video: Filmora.
Mode penerbangan: Autonomous flight mission.
Setting kamera; white balance: Auto, color: Vivid, style: Landscape.

Sumber: Agul Irianto’s Channel | Berlangganan: Subscribe Agul Irianto’s Channel


Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Spam Protection by WP-SpamFree